Syarat Manusia yang Selamat

Manusia yang selamat adalah manusia yang Ahsanu 'Amala. Apakah yang dimaksud dengan Ahsanu 'Amala itu? yaitu manusia yang lebih baik amalnya. Hal ini seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Mulk : 26.
Siapakah yang disebut sebagai Ahsanul 'Amala? yaitu sosok yang memahami apapun yang ada dan terjadi dalam hidup ini sepenuhnya dengan ilmu Allah swt. Ilmu Allah swt akan menjadi jalan hidup bagi setiap sosok yang Ahsanu 'Amala. Ia berfikir bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan kecuali dengan ilmu Allah swt.
Mengapa demikian? Karena ilmu Allah swt adalah cahaya yang akan membuat apapun yang ada dan terjadi dalam hidup ini selalu menimbulkan rasa damai di dalam hati. Orang yang menyelesaikan masalah dengan ilmu allah swt maka bisa jadi ia telah menyelesaikan masalah itu sebelum masalah itu datang.
Apakah orang yang hatinya damai itu karena hatinya kuat dalam menahan masalah? Padahal ketika masalah yang satu telah diselesaikan akan ada masalah-masalah yang lain yang muncul. Artinya, masalah itu akan selalu datang bukan ketika jiwa masih menyatu dengan raga?
Jawabannya tidak, orang yang damai hatinya bukan karena hatinya yang kuat. Karena kedamaian hati itu berkenaan dengan sikap. Jadi ketika hati kita merasa tidak damai, maka tunjukkan dengan sikap yang baik. Misalnya kita dihina oleh orang, maka tunjukkan dengan senyum dan juga mendo'akan orang tersebut. Hal itu akan mendamaikan hati daripada kita balas menghina orang tersebut atau bahkan berbuat yang lebih buruk dari itu. Karena hati yang damai adalah hati yang ditumbuhi dengan bunga-bunga kebaikan yang harum wanginya tercium sampai ke alam akhirat. Orang yang mempunyai kemampuan membalas tapi memilih tidak untuk membalas maka akan mendapatkan kedamaian dalam hatinya. Itu terjadi karena ia memahami dengan keyakinan bahwa apapun adalah karunia Allah swt.

Cahaya ilmu Allah swt akan membimbing kita untuk menyikapi setiap kejadian dengan 5 hal, yaitu :

(1) Memahami >> Memahami hukum-hukum kehidupan.

Ada tigal hal yang harus kita pahami yitu :
(a) segala sesuatu terjadi dengan izin Allah swt.
(b) Segala yang Allah swt izinkan terjadi pasti membawa kebaikan.
(c) Segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan.

Ada 4 hal yang menjadi pilihan hidup kita, yaitu :
(a) Susah, sesudah itu senang.
(b) Senang, sesudah itu susah.
(c) Senang, sesudah itu senang.
(d) Susah, sesudah itu senang.

(2) Menerima >> Menerima bahwa apapun sebagai kasih sayang Allah swt.

Apapun adalah hadiah terindah dari Allah swt untuk kita. Sebagaimana yang terdapat dalam QS. Al-Baqarah : 216.

(3) Menemukan >> Menemukan kebaikan yang hadir bersama peristiwa.

(4) Melakukan >> Melakukan yang baik dengan cara yang mulia.

(5) Memasrahkan`>> berati meyakini bahwa baiknya "saya" adalah karena kebaikan Allah swt.

Kesimpulannya adalah, manusia yang selamat dari api neraka adalah manusia yang menggunakan logika berpikir yang kuat yang dilandasi ilmu Allah swt dalam menyelesaikan setiap masalah yang menghampirinya.




Komentar

Postingan Populer