Masakan Anak Kosan
Untuk kamu yang anak kosan, pernah nggak sih merasa bosan dengan masakan di luar? Terutama bagi kamu yang memang setiap harinya sarapan atau makan siang atau makan malam di luar. Dengan kata lain tidak masak sendiri. Memang agak payah juga sih ya kalau keadaan yang membuat kita tidak bisa masak sendiri, misalnya karena tidak boleh membawa kompor bahkan magicom di kosan. Jadi mau nggak mau ya makan di luar terus. Makan di luar itu, selain lebih boros terhadap uang, juga kebanyakan menu yang disajikan sama. Kita masih bisa pindah-pindang warung kalaupun makan di luar, ganti menu, tapi kebanyakan warung cenderung sama menunya. Terutama yang perlu kita perhatikan adalah sisi kesehatannya. Kebanyakan masakan warung itu menggunakan penyedap rasa, yang bila dikaji secara dalam, ternyata tidak baik untuk kesehatan kita. So, buat kamu yang tidak bisa masak di kosan, barangkali kamu harus pikirkan pindah ke kosan yang bisa masak. hehehehe... Perkara kamu belum bisa masak, gampang, bisa dipelajari dengan banyak mencobanya...
Oke, sekarang gimana dengan kamu yang dikosannya disediakan dapur? Dengan kata lain memungkinkan untuk masak-memasak. Masih suka makan di luar kah? Sesekali sih boleh makan di luar. Karena sebagai mahasiswa pasti juga banyak tugas dan aktivitas, yang kadang memang waktu kita terbatas untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah, seperti memasak, mencuci baju, mengepel dan lain-lain. Tapi dikala weekend, kamu harus mengupayakan untuk bisa makan masakanmu sendiri. Selain belajar memasak (terutama yang wanita nih), kamu juga bisa mencoba menu baru, dengan begitu kamu bisa mengukur seberapa besar asupan gizi yang kamu konsumsi setiap minggunya. Mulai dari sayuran, buah-buahan, susu, air putih, dan lainnya.
Lalu, apa nih yang biasa kamu masak sendiri ketika ada waktu? Masakan yang simpel, yang nggak banyak makan waktu, dan pastinya sesuai selera kamu. Bagi kamu yang suka dengan hal-hal baru, kamu bisa mencobanya dengan berbagai paduan bahan-bahan sehingga kamu bisa menghasilkan menu yang unik. Tapi kalau saya sendiri, saya lebih suka masakan "desa", "tradisional", "ala kampung". Menurut saya masakan-masakan tumis (oseng-oseng) itu adalah masakan yang simpel banget. Bumbunya juga nggak banyak macamnya. Berikut ini adalah beberapa masakan saya, yang saya masak sendiri kalau pas longgar waktunya di kosan. Rasanya sih, biasa aja. Tapi puas dengan masakan sendiri, dan tentunya nikmat plus murah. hehehe
(1) Tumis Tempe-Teri
Ini adalah oseng-oseng favorit saya. Selain masaknya itu mudah banget, kalau sudah mateng itu nggak cepat basi. Awet. hehehe... Bumbunya cuma bawang putih, bawang merah, cabai rawit, cabai hijau panjang, tomat, garam, gula merah, dan gula putih. Biasanya kalau numis gini, selai bumbunya diiris saya juga sering ditambah sama yang diuleg. Supaya lebih terasa mantap. Oh, saya nggak pernah pakai micin atau penyedap rasa kalau untuk tumis.
(2) Sambel Ikan Kembung
Kebetulan kosan saya dekat dengan pasar tradisional. Biasanya saya seminggu sekali ke pasar, terutama kalau pas weekend. Berangkat pagi supaya dapat sayuran yang segar-segar dan juga ikan segar kalau pas pengen masak ikan. Saya suka banget sama ikan kembung. Selain berdaging, tulang atau tri-nya itu nggak banyak. Dan lagi, murah. Satu kilo ikan kembung disini cuma 25.000. Biasanya saya beli 0,5 kg sudah isi 8 atau 9. Daripada beli, satu bungkus nasi pakai ikan kembung harganya biasanya 8000-10000. Ikan kembung itu paling pas disambel merah. Bumbunya, bawang merah, bawang putih, cabe merah, tomat, garam dan gula merah. Dibanyakin tomatnya itu akan lebih mantap.
(3) Tumis Telor-Tempe
Buat kamu mungkin telor itu biasa direbus, digoreng, dicampurkan ke nasi goreng, atau disambel. Barangkali kamu bisa coba oseng telor ini. Bumbunya sama dengan oseng-oseng yang sebelumnya. Kamu bisa dadar dulu telor mentah, terus masukkan ke wajan yang berisi bumbu yang dioseng. Telor ini bisa kamu campur dengan tempe atau teri atau tahu. Sumber protein banget kan?
(4) Sop
Kalau sebelumnya adalah oseng-oseng, menu kali ini adalah sop. Nge-sop itu enak banget kalau pas cuaca lagi panas. Biasanya, disajikan dengan sambel kecap dan tempe goreng tepung. Kalau bumbunya, lada, bawang putih dan garam di uleg. Plus diris bawang merah untuk digoreng. Simpelnya sih sop itu cuma berisi kubis, kentang, wortel dan seledri. Tapi banyak orang yang suka dicampuri dengan potongan tulang-tulang ayam, mie, bakso, kacang kapri, jagung manis dan lain-lain. Nah, kamu mau coba?
(5) Tumis Kangkung
Nah, ini lagi nih menu yang paling gampang. Tumis kangkung. Masaknya cepet banget, 15 menit bisa kelar. hehehe... Saya suka banget dengan tumis kangkung. Apa lagi kuahnya agak dibanyakin dan bumbunya mantap. Biasanya saya sajikan dengan tempe goreng tepung dan sambal terasi yang hot. Berkeringan deh makannya..
(6) Rebusan Bayam+Sambal terasi
Nah, kalau lagi bosen banget sama semua makanan. Alias mau menambah gairah makan. Coba deh menu ini. Cume ngerebus daun bayam sama nyambel terasi, goreng tempe. Ini masakan desa banget. Tapi, mantap. Nafsu makan biasanya langsung bertambah. hehehe
Oke, sekarang gimana dengan kamu yang dikosannya disediakan dapur? Dengan kata lain memungkinkan untuk masak-memasak. Masih suka makan di luar kah? Sesekali sih boleh makan di luar. Karena sebagai mahasiswa pasti juga banyak tugas dan aktivitas, yang kadang memang waktu kita terbatas untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah, seperti memasak, mencuci baju, mengepel dan lain-lain. Tapi dikala weekend, kamu harus mengupayakan untuk bisa makan masakanmu sendiri. Selain belajar memasak (terutama yang wanita nih), kamu juga bisa mencoba menu baru, dengan begitu kamu bisa mengukur seberapa besar asupan gizi yang kamu konsumsi setiap minggunya. Mulai dari sayuran, buah-buahan, susu, air putih, dan lainnya.
Lalu, apa nih yang biasa kamu masak sendiri ketika ada waktu? Masakan yang simpel, yang nggak banyak makan waktu, dan pastinya sesuai selera kamu. Bagi kamu yang suka dengan hal-hal baru, kamu bisa mencobanya dengan berbagai paduan bahan-bahan sehingga kamu bisa menghasilkan menu yang unik. Tapi kalau saya sendiri, saya lebih suka masakan "desa", "tradisional", "ala kampung". Menurut saya masakan-masakan tumis (oseng-oseng) itu adalah masakan yang simpel banget. Bumbunya juga nggak banyak macamnya. Berikut ini adalah beberapa masakan saya, yang saya masak sendiri kalau pas longgar waktunya di kosan. Rasanya sih, biasa aja. Tapi puas dengan masakan sendiri, dan tentunya nikmat plus murah. hehehe
(1) Tumis Tempe-Teri
Ini adalah oseng-oseng favorit saya. Selain masaknya itu mudah banget, kalau sudah mateng itu nggak cepat basi. Awet. hehehe... Bumbunya cuma bawang putih, bawang merah, cabai rawit, cabai hijau panjang, tomat, garam, gula merah, dan gula putih. Biasanya kalau numis gini, selai bumbunya diiris saya juga sering ditambah sama yang diuleg. Supaya lebih terasa mantap. Oh, saya nggak pernah pakai micin atau penyedap rasa kalau untuk tumis.
(2) Sambel Ikan Kembung
Kebetulan kosan saya dekat dengan pasar tradisional. Biasanya saya seminggu sekali ke pasar, terutama kalau pas weekend. Berangkat pagi supaya dapat sayuran yang segar-segar dan juga ikan segar kalau pas pengen masak ikan. Saya suka banget sama ikan kembung. Selain berdaging, tulang atau tri-nya itu nggak banyak. Dan lagi, murah. Satu kilo ikan kembung disini cuma 25.000. Biasanya saya beli 0,5 kg sudah isi 8 atau 9. Daripada beli, satu bungkus nasi pakai ikan kembung harganya biasanya 8000-10000. Ikan kembung itu paling pas disambel merah. Bumbunya, bawang merah, bawang putih, cabe merah, tomat, garam dan gula merah. Dibanyakin tomatnya itu akan lebih mantap.
(3) Tumis Telor-Tempe
Buat kamu mungkin telor itu biasa direbus, digoreng, dicampurkan ke nasi goreng, atau disambel. Barangkali kamu bisa coba oseng telor ini. Bumbunya sama dengan oseng-oseng yang sebelumnya. Kamu bisa dadar dulu telor mentah, terus masukkan ke wajan yang berisi bumbu yang dioseng. Telor ini bisa kamu campur dengan tempe atau teri atau tahu. Sumber protein banget kan?
(4) Sop
Kalau sebelumnya adalah oseng-oseng, menu kali ini adalah sop. Nge-sop itu enak banget kalau pas cuaca lagi panas. Biasanya, disajikan dengan sambel kecap dan tempe goreng tepung. Kalau bumbunya, lada, bawang putih dan garam di uleg. Plus diris bawang merah untuk digoreng. Simpelnya sih sop itu cuma berisi kubis, kentang, wortel dan seledri. Tapi banyak orang yang suka dicampuri dengan potongan tulang-tulang ayam, mie, bakso, kacang kapri, jagung manis dan lain-lain. Nah, kamu mau coba?
(5) Tumis Kangkung
Nah, ini lagi nih menu yang paling gampang. Tumis kangkung. Masaknya cepet banget, 15 menit bisa kelar. hehehe... Saya suka banget dengan tumis kangkung. Apa lagi kuahnya agak dibanyakin dan bumbunya mantap. Biasanya saya sajikan dengan tempe goreng tepung dan sambal terasi yang hot. Berkeringan deh makannya..
(6) Rebusan Bayam+Sambal terasi
Nah, kalau lagi bosen banget sama semua makanan. Alias mau menambah gairah makan. Coba deh menu ini. Cume ngerebus daun bayam sama nyambel terasi, goreng tempe. Ini masakan desa banget. Tapi, mantap. Nafsu makan biasanya langsung bertambah. hehehe











Komentar
Posting Komentar