Danau Kedamaian (bagian 3)
Rara duduk menghadap ke Danau. Selama berjalan dari sekolah ke danau ini, Rara mengumpulkan beberapa batu. Dan dihadapan danau ini, ia melemparkan batu itu satu per satu. Pluk.. pluk.. pluk.. terbentuk lingkaran-lingkaran di danau itu.
Ada kerinduan yang menyeruak dalam hatinya. Rindu yang ia pendam sudah selama lima tahun. Selama itu pula ia merasa sepi. Meskipun ada icha sebagai sahabatnya, tapi entah mengapa tak cukup untuk membuat hatinya bahagia.
Seseorang telah mengambil separuh hatinya. Saat ketika ia benar-benar dalam kesulitan. Saat sedari kecil kehidupan keluarganya yang tak ada kebahagiaan, saat itu Dani datang menghiburnya. Ya, Rara rindu Dani. Seseorang yang telah membawanya untuk tetap optimis menjalani hidup. Maka, satu harapan yang tertulis dalam origaminya dulu adalah “aku ingin menjadi sahabat Dani”.
Dan setiap kerinduan itu datang, Rara selalu mengunjungi tempat ini. Danau kedamaian, begitu Dani menamainya. Rara pun beberapa kali meniru Dani membuat origami-origami kecil yang digantungkan di tangkai daun pohon. Tempat dulu Dani melakukannya. Wah… begitu selesai menggantungkan origami-origami itu, ada kebahagiaan yang dirasakan dalam hati Rara. Indah. Pohon yang berbuah harapan-harapan, berwarna-warni.
***
Dani bersandar di batang pohon. Kaki kanannya ditekuk, ditangkupkan ke dadanya. Kaki kirinya dibiarkan terselonjor di tanah. Tangannya memegang kertas dan pena, sementara jidatnya berkerut. Seolah berpikir sesuatu yang akan dituliskannya di kertas.
“Rara, aku rasa ini terakhir kalinya aku datang kesini. Besok aku akan pergi. Ku harap persahabatan kita akan tetap abadi. Maafkan aku jika aku punya salah padamu ya. Semoga kamu sabar menghadapi ujian hidupmu. Aku berdoa, semoga almarhumah ibumu bahagia di alam sana. Dan kamu dapat berkumpul dengan Ayahmu. Meskipun ku tahu, sakit hatimu terhadap ayahmu sungguhlah besar, tapi dia tetaplah Ayahmu. Mari bertemu di lain waktu. Dani”, beberapa kalimat yang Dani tulis di selembar kertas origami, ia gantung di tangkai daun pohon. Dani berharap Rara dapat menemukan tulisan terakhirnya. Dani juga berharap, waktu cepat berputar agar ia dapat kembali melihat tempat ini. Dan juga, melihat sahabatnya, Rara.

Komentar
Posting Komentar